HARAM MELIHAT AURAT

    Di antara yg harus ditundukkannya pandangan, ialah kepada aurat. Karena Rasulullah s.a.w. telah melarangnya sekalipun antara laki-laki dengan laki-laki atau antara perempuan dengan perempuan, baik dengan syahwat ataupun tidak.

    Sabda Rasulullah s.a.w.:

    "Seseorang laki-laki tidak boleh melihat aurat laki-laki iain, dan begitu juga perempuan tidak boleh melihat aurat perempuan lain, dan tidak boleh seorang laki laki bercampur dengan laki-laki lain dalam satu pakaian, dan begitu juga perempuan dengan perempuan lain bercampur dalam satu pakaian." (1)

    (Riwayat Muslim, Ahmad, Abu Daud dan Termizi)

    (1) Dengan dasar Hadis tersebut ulama-ulama berpendapat laki-laki atau perempuan tidak boleh berbaring bersama yang kiranya ada sentuhan badan.

    Aurat laki-laki yang tidak boleh dilihat oleh laki-laki lain atau aurat perempuan yang tidak boleh dilihat oleh perempuan lain, iaitu antara pusat dan lutut, sebagaimana yang diterangkan dalam Hadis Nabi. Tetapi sementara ulama, seperti Ibnu Hazm dan sebahagian ulama Maliki berpendapat, bahwa paha itu bukan aurat.

    Sedang aurat perempuan dalam hubungannya dengan laki-laki lain (yg bukan mahram) ialah seluruh badannya kecuali muka dan dua tapak tangan.

    [Halal & Haram Dalam Islam by Sheikh Yusuf Qardhawi]

     

    Back

 

Muka Depan
AJK Surau
Waktu Solat
Tazkirah

Soal Jawab Agama

 

Pautan Internet
IslamOnline
IslamQ&A
al-Ahkam.net
Darul Kauthar

Read The Al-Quran

Panduan Solat

Laman 'Arab
al-Qaradhawi
al-albani.net
Binbaz.org
 

Segala komentar boleh dihantar terus kepada alamat e-mail di bawah
Rekabentuk dan Isi Kandungan oleh webmaster@eonbank.com.my